Maret 22, 2014

SOFTWARE: Aplikasi Pengolah Data

BY R. IRINNE DEVITA ARIANY IN , No comments

Haloow kali ini seperti biasa, saya akan mengulas beberapa materi hasil praktikum ke  Penerapan Komputer. Mari disimak:)
Pada kesempatan kali ini, materi yang akan dibahas adalah aplikasi-aplikasi data yang biasa diguakan untuk menghitung data yang jumlahnya banyak secara cepat dan efisien. Aplikasi tersebut diantaranya adalah microsoft excel yang berasal dari windows dan Spreadsheet yang berasal dari sistem linux. Perbedaan dari kedua aplikasi ini adalah kegunaan ataupun fungsi yang ada pada aplikasi excel lebih lengkap daripada aplikasi spredsheet. Fitur yang terdapat dalam aplikasi ini diantaranya yaitu membuat table, perhitungan matematik (sum) statistic (modus, sd) conditional statement, dan logika.

Fungsi Excel
SUM                 : menjumlahkan (isi dari cell)
SUMIF              : menjumlahkan dalam kondisi tertentu
AVERAGE          : menghitung nilai rata-rata
STDEV              : untuk menghitung standar deviasi
COUNT             : menghitung hanya dari cell yang digunakan (cont: E5+D3+A2+…dst)
IF                      : menghitung conditional statement
Dalam penghitungan excel agar hasilnya sama saat menghitung, maka diberi tanda mutlak($)

Pertama, untuk melakukan pengolahan data yang banyak kita harus masuk dulu :

pilih start – all programs – microsoft excel – ok

Ada beberapa bagian penting yang harus diketahui sebelum melakukan pengolahan data yaitu:

Row (baris)

Gambar

Row atau baris  bisa dilihat dari urutan angka pada sebuah sheet atau halaman pada excel.

Column (kolom)

Gambar

Cells

Gambar

Selanjutnya kita akan membahas tentang cara perhitungan suatu data menggunakan rumus formula. Formula adalah sekelompok pernyataan yang tersusun atas nama sel dan angka dengan operator matematika. Operator matematika yang digunakan dalam formula antara lain:
  • ^  (operator pangkat)
  • + (operator penjumlahan)
  • -  (operator pengurangan)
  • * (operator perkalian)
  •  / (operator pembagian)
Untuk menggunnakannya langkah yang pertama adalah membuat data sejelas dan selengkap mungkin yang berisi konten-konten yang akan kita  hitung.

Menghitung jumlah, rata-rata, standar deviasi dan conditional statement
Jumlah (SUM)

Gambar

setelah data  dibuat, kemudian menghitung jumlah. Rumus dari jumlah itu sendiri adalah =SUM (Total cell yang akan dijumlah/block cell yang akan dijumlah)

Gambar

Dari gambar diatas bisa dilihat, data yang akan dijumlahkan adalah data dari nilai UTS, UAS, dan UP sehingga saat akan dijumlah cell yang diblock adalah dari cell C5-E5 kemudian enter dan tarik garis ke bawah sehingga dengan otomastis semua data kan terjumlahkan.

Rata-Rata (Average)
untuk menghitung rata-rata, caranya hampir mirip dengan menghitung jumlah, hanya rumusnya saja yang digantii menjadi average. Caranya yaitu block senua cell yang akan dibuat rata-rata, kemudian ketik =Average(cell 1, cell2, cell3, …dst)

Gambar

Standar Deviasi
Untuk menghitung standar deviasi caranya juga mudah, cukup dengan menuliskan rumus =STDEV(cell 1, cell 2….dst) kemudian enter dan tarik ke bawah.

Gambar

Menghitung conditional statement (IF)
Formula ini digunakan untuk mengetahui apabila data berada pada rentang nilai berapa maka dia akan bagaimana. Contohnya yaitu data dengan rentang nilai lebih dari 75 maka dia akan mendapat nilai A. Caranya yaitu dengan mengetik formula =IF (data rata-rata >=75;”A”;IF(dst).

Gambar

Setelah diketik kemudian klik enter dan tarik kebawah. Formula ini juga bisa dugunkan untuk mengetahui apakah dia lulus atau tidak. Caranya yaitu dengan mengetik =IF(H5=”C”;”TIDAK LULUS”;”LULUS”) kemudian enter dan tarik ke bawah.

Tabel perkalian
Formula ini digunkan untuk mengalikan data-data yang ada dengan cepat. Hal ini bisa mengefisiensikan waktu kita dalam menghitung. Caranya yaitu harus dibubuhi tanda mutlak agar hasil perkaliannya sesuai dengan angka yang ada di baris maupun kolom.

Gambar

Seperti yang terlihatpada gambar, kolom A diberi tanda mutlak ($) agar hasil perkalian tetap atau sesuai dengan yang ada di kolom A. Kemudia setelah itu diberi tanda kali (*) yang menandakan akan dikalikan dengan angka bagian baris yaitu angka 3 yang diberi tanda mutlak agar perkalian tetap berada pada baris 3.

Menghitung Pajak
Rumus menghitung pajak yakni :
Pajak = Jumlah pajak awal+(Pajak awal x bunga (%))
Rumus diatas bisa diaplikasikan ke dalam microsoft excel dengan formula yang ada.

Gambar

Bisa dilihat pada gambar diatas, untuk menghitung pajak pada tahun 2006, 2007, dan 2008 diperlukan informasi adanya pajak awal dan jumlah bunga atu presentase pembayaran pajak. Dari rumus sesungguhnya kita bisa langsung menghitung pajak 2006 yaitu dengan =(C2+(C2*$B$2) lalu enter dan tarik ke samping. Pada bagian bunga diberi tanda mutlak agar yang dikalikan tetap pada bunga (%) itu.

Vlookup
Formula ini digunakan untuk melihat data secara vertikal. Caranya yaitu dengan menuliskan rumus =VLOOKUP(data awal;seluruh data(diberi tanda mutlak);nomor kolom yang akan dilihat;false/true) kemudian enter dan tarik kebawah. Fumgsi dari false itu sendiri melihat data dengan sama persis sesuai dengan data yang ada, sedangkan true digunkan untuk melihat data yang mendekati (tidak sama persis). 

Gambar

Yap sekian ulasan praktikum kali ini. Semoga bermanfaat bagi kita semuaa~

0 komentar:

Posting Komentar