Desember 31, 2013

Perjalanan Menuju Mahkota (PDD MPKMB 50)

BY R. IRINNE DEVITA ARIANY IN , No comments

That was great, when I met them. My new family, they're so awsome!

Lanjut ceritanya lagi ya guys..

Pada gathering pertama itu gua sangat merasa tidak nyaman. Dengan orang-orang baru yang kebanyakan gak gua kenal, gua merasa gak bersemangat di awal kepanitiaan ini. malam itupun berlalu dengan garing.

Pertemuan per-divisi pun seharusnya dilakukan. Tapi bingungnya, kenapa gua gak juga di jarkom-jarkom sama kadiv gua. Setelah beberapa lama, gathering kedua panitia pun diadakan. Ternyata sebelum itu sempat beberapa kali PDD melakukan pertemuan. Human Error bermain disini, ternyata nomor hp gua yang di save kadiv salah, makanya gua gak pernah dapet jarkom.

Setelah gathering dengan seluruh panitia, masing-masing divisi diinstruksikan untuk berkumpul dan membuat jargon masing-masing. Seharusnya saat itu gua bisa melihat penampakan kadiv gua. Tapi ternyata dia sedang pulang ke tanah kelahirannya, Indramayu. Disanalah pertama kalinya gua bertemu wajah-wajah anak PDD MPKMB, walau gak lengkap. Canggung, itu yang pertama kali gua rasain. Sama sekalai (belum) nyaman berada di sekitar mereka.

Setelah pertemuan itu. Kami mengadakan pertemuan divisi dengan PDD MPKMB 49, senior-senior kami. Satu, dua, tiga, anak-anak PDD MPKMB 50 mulai berdatangan. Asing, walaupun mukanya sudah familiar, gua tetep merasa asing. Terlihat wajah-wajah kalem, polos, alim. Sangat berbeda dengan kepribadian gua. Melihat senior-senior PDD juga sangat berbeda, mereka rame sendiri, asik sendiri. Tapi mereka terlihat begitu akrab, berbeda dengan kami yang terdiam dalam hening.

Dari kami yang hadir, gua melihat sebagian besar yang ada di divisi ini adalah anak BEM TPB dan DPM TPB. Gua takut gak bisa berbaur dengan mereka yang juga terlihat sangat muslimah, dan parahnya lagi hanya dua cowok yang hadir. Itupun hanya sang kadiv dan satu orang cowok yang diam saja.

Dengan hati yang belum teguh di tempat ini, gua berusaha profesonal. Gua tetep ikut rapat walaupun belum menemukan 'klik' di tempat ini. Rapat demi rapat, pertemuan demi pertemuan diadakan, tapi kami tidak kunjung lengkap. Disaat dia datang, yang satu tidak datang, disaat yang itu datang, yang ini tidak datang. Begitulah, sulit mengumpulka kami ber-19.

to be continued..
 

0 komentar:

Posting Komentar