Desember 31, 2013

Perjalanan Menuju Mahkota (MPKMB 50)

BY R. IRINNE DEVITA ARIANY IN , No comments

 That was great, when I met them. My new family, they're so awsome!

Malem ini, gua mau cerita tentang mereka. Orang-orang yang gua anggap anugerah terbaik dari Allah di tahun 2013 ini, PDD MPKMB 50.

Awal dari segalanya, gua memutuskan untuk mendaftar jadi panitia MPKMB 50. Bingung, untuk memilih divisi apa yang cocok buat gua. Pertama yang gua pilih adalah acara, secara dari zaman penjajahan dulu gua paling suka sama divisi ini. Tapi sepertinya sulit, mengingat banyaknya orang-orang yang mendaftar di divisi ini.

Kedua, gua mau memilih humas. Karena yang gua tahu, humas itu divisi yang paling sering ketemu sama orang-orang penting, apalagi yang sekelas MPKMB, pembicara keren dan menteri pasti wajib hadir. Tapi humas ini bukan passion gua, gua kurang bisa mendinginkan atau menghangatkan suasana dengan orang yang tergolong baru.

Ketiga, PJR (Penaggung Jawab Rumpun). Karena divisi inilah yang paling banyak berinteraksi sama anak-anak MABA. Dan peluang untuk dikenal dan mengenal MABA-MABA unyu juga besar banget. Tapi peminat divisi ini lebih banyak lagi, dan yang gua tau divisi ini juga lebih pantas untuk mereka yang berpredikat muslimah sejati:)

Keempat, PDD. Karena gua paling seneng dekorasi. Dekor apa aja, gua juga baru-baru aja belajar desain, jadi bisa sekalian ngembangin hal yang satu itu. Tapi, gak ada tapinya.

Singkat cerita akhirnya gua memilih divisi acara dan PDD setelah melalui pertimbangan yang amat panjang. Form pendaftaran pun gua kumpulkan. Sampai tiba pada saat wawancara. Awal dari segalanya, kami, para pendaftar diwajibkan memakai kemeja putih dan rok hitam, persis seperti MPKMB kami dulu. Agak malas namun tetap gua patuhi. wawancara pun dimulai. Lancar, namun agak tersendat di beberapa pertanyaan.

Beberapa minggu menunggu, akhirnya tiba pengumuman, alhamdulillah gua diterima di PDD MPKMB 50. Gathering pertama pun diadakan, seperti biasa kami diwajibkan memakai rok saat gathering. Sama seperti sebelumnya, meski malas tetap gua patuhi.

to be continued..

 

0 komentar:

Posting Komentar